Berikut beberapa cara rutin yang dapat digunakan untuk menumbuhkan motivasi dalam diri kita untuk mencapai kesuksesan :
1. Mulailah bermimpi dengan akan kesuksesan yang akan Anda raih dengan rasa senang. Dengan adanya rasa senang, Anda akan termotivasi untuk menjalankan semua proses tanpa merasakan beban sedikitpun.
2. Gunakan impian yang ingin dicapai untuk mempengaruhi pikiran bawah sadar Anda. Karena pikiran bawah sadar kita akan mempengaruhi perilaku dan kegiatan yang kita lakukan sesuai dengan apa yang kita cita – citakan.
3. Rajin mencari inspirasi. Carilah inspirasi memacu semangat Anda untuk meraih sukses, misalnya dengan membaca buku perjalanan orang – orang yang telah sukses ataupun mengikuti seminar motivasi yang belakangan ini sering diadakan.
4. Bekerjakeras dan selalu bertanggungjawab. Cara yang kedua ini sangat diperlukan karena dengan kerja keras, semua hambatan serta kegagalan yang terjadi dapat diatasi. Serta dengan adanya rasa tanggungjawab dapat memotivasi kita untuk memberikan hasil yang terbaik.
5. Pilihlah lingkungan yang dapat mendukung impian Anda. Pilihlah teman atau komunitas yang memiliki impian sama dengan Anda, karena dengan dukungan lingkungan sekitar Anda dapat memperoleh motivasi positif dari mereka. Selain itu ada rekan – rekan Anda juga siap memberikan bantuan jika Anda mendapatkan kesulitan dalam menjalankan proses yang ada.
6. Disiplin dan konsisten akan kesuksesan yang ingin dicapai. Tanamkan kedisplinan sejak sekarang, karena dengan membiasakan diri dengan disiplin akan membiasakan diri kita memiliki tujuan dan target yang ingin dicapai setiap harinya. Sehingga impian besar yang kita inginkan lebih cepat tercapai jika proses yang kita kerjakan, dilakukan dengan kedisiplinan.
7. Kembangkan terus impian Anda. Usahakan pilih tujuan hidup yang tidak terlalu sederhana, karena impian yang terlalu sederhana membuat kita tidak sepenuhnya termotivasi. Karena untuk menumbuhkan motivasi dan kekuatan diri kita sebenarnya diperlukan sebuah mimpi besar yang ingin kita capai.
teman
friends
Senin, 08 Agustus 2011
Minggu, 17 April 2011
Tugas mandiri
Kewirausahaan
A. Pribadi
☺VISI
Menjadi wirausaha yang sukses sebagai enterpreuner.
☺ MISI
Percaya diri, disiplin,bertanggung jawab, komunikasi.
☺ MOTTO
Bekerja lebih baik dari sebelumnya.
B. Sekolah
☺ VISI
Adalah lembaga pedidikan Kristen berkualitas yang secara aktif berperan mencerdaskan bangsa, khususnya masyarakat Pontianak dan sekitarnya serta Kalimantan Barat pada umumnya.
☺ MISI
Mendidik siswa menjadi manusia yang berintergritas dan berkualitas secara akademik, mental, spiritual dan emosional serta memilikikemampuan dan kegemaran belajar semasa hidupnya sehingga dapat menghadapi tantangan perubahan era global yang dinamis.
☺ MOTTO
Cerdas ( smart ), bijak ( wise ), bertanggung jawab ( accountable ).
Jumat, 01 April 2011
Tugas Kewirausahaan
Tugas Kewirausahaan
Nama : Ayu sumantiKelas : 10 pm 2
Materi
c. konflik antara individu dengan kelompok
konflik antara individu dengan kelopok adalah konfilk yang terjadi antara
seorang individu yang ada pada satu kelompok dengan orang-orang yang ada dikelompoknya. Contoh seorang individu mungkin dihukum atau diasingkan oleh kelompok kerjanya karena melanggar norma-norma kelompok.
d. konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama
konflik ini terjadi karena pertentangan kepentingan antarkelompok. Contohnya antara divisi pemasaran produk dengan divisi proses produksi, karena di divisi pemasaran produk diberlakukan bonus bagi pemasar yang melebihi target omzet, maka terjadi kecemburuan dari divisi proses produksi.
e. konflik antarorganisasi
konflik ini timbul sebagai akibat bentuk persaingan ekonomi dalam system perekonomian suatu Negara. Konflik ini telah mengarahkan pada hal-hal yang positif atau kemajuan, seperti timbulnya pengembangan produk baru,teknologi, jasa,harga-harga lebih rendah,dan penggunaan sumber daya lebih efisien.
11. akibat adanya konflik
Dalam organisasi/perusahaan baik kecil, menengah maupun besar, konflik tidak selalu berdampak negative, namun dapat juga berdampak positif. Dengan demikian tidak semua bentuk konflik harus dihindarkan, kecuali konflik yang akan menghambat kinerja organisasi perusahaan. Pada kondisi tertentu, konflik dapat mengidetifikasi suatu proses pengelolaan lingkungan organisasi dan sumber dayanya tidak efektif, menjelaskan kesalahpahaman,dan mempertajam gagasan semua pihak.
Dapat dipahami bahwa konflik yan terjadi dapat mengakibatkan hal-hal yang bersifat negative dan adapula yang berdampak positif. Jadi ada konfilk negative dan positif.
Kesimpulan
Dalam menyelesaikan konflik antara individu dengan kelompok harus ada kerja sama antara satu dengan yang lain. Dalam konfilk harus ada kekompakkan dan kerja sama yang dapat menghasikan pekerjaan yang lebih bagus.
Langganan:
Postingan (Atom)
